Home / Traveling

Jumat, 16 April 2021 - 21:56 WIB

Destinasi Wisata Islami di Indonesia yang harus Anda Kunjungi

Destinasi Wisata Islami di Indonesia yang harus Anda Kunjungi : Jika kita bicara mengenai tempat wisata di Indonesia, maka kita akan banyak sekali bahan pembahasan. Indonesia merupakan sebuah negara yang banyak sekali dikaruniai dengan beragam jenis lokasi wisata yang menakjubkan. Wisata yang ada di Indonesia sendiri banyak sekali tediri dari wisata alam, wisata edukasi, wisata sejarah, wisata budaya, dan tak lupa adalah wisata religi di Indonesia.

Banyaknya lokasi wisata yang menarik ini membuat banyak sekali wisatawan yang datang berkunjung ke berbagai lokasi tersebut. Mereka yang datang tak hanya terbatas pada wisatawan lokal saja, namun juga wisatawan luar negeri yang juga tertarik dengan keindahan wisata di Indonesia.

Kali ini kita akan membahas beberapa destinasi wisata islam religi di Indonesia yang bisa kalian datangi. Mengunjungi wisata religi pastinya akan dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi kalian. Selain bis memanjakan mata dengan keindahannya, maka kita juga bisa menikmati manfaat secara spritual.

Nah, ada beberapa destinasi wisata religi di Indonensia yang cukup terkenal, seperti:

 

Masjid Istiqlal – Jakarta

Wisata religi indonesia yang pertama adalah Masjid Istiqlal yang terletak di Jakarta. Nama masjid yang satu ini pastinya sudah tak asing lagi bagi kalian semua. Terutama pada saat waktu-waktu Hari Raya Idul Fitri maupun Hari Raya Idul Adha. Hal ini karena banyak sekali stasiun tv yang akan menyiarkan langsung proses sholat Ied yang berlangsung di Masjid tersebut. Sebagai salah satu tempat wisata di Jakarta murah, memang lokasi ini menjadi salah satu favoritnya.

Tahukah Anda, masjid yang diprakarsai Presiden Sukarno, yang sedang menjabat kala itu, ternyata didesain oleh seorang arsitek beragama Kristen Protestan bernama Frederich Silaban? Dengan peletakan batu pertama pada tanggal 24 Agustus 1951, masjid ini didesain dengan gaya arsitektur modern.

Lantai dan dindingnya dilapisi dengan marmer yang dihias dengan ornamen geometrik yang terbuat dari baja anti karat. Memiliki bangunan utama yang terdiri dari lima lantai, serta sebuah raksasa dengan diameter 45 meter sebagai mahkotanya. Kubah ini ditopang menggunakan 12 tiang besar.

Terdapat satu lantai dasar pada masjid ini serta menara tunggal yang menjulang di sudut selatan selasar masjid dengan tinggi total 96,66 meter. Di mana sebanyak 200.000 jamaah mampu ditampung masjid ini. Itu sebabnya berbagai aktivitas sosial dan kegiatan berbagai organisasi Islam di Indonesia dilakukan di masjid ini.

 

Istana Maimun

Jika ingin tahu sejarah keemasan kesultanan Deli, maka Anda dapat berkunjung ke Istana Maimun. Dibangun pada tanggal 26 Agustus 1888 oleh keturunan ke 9 Kesultanan Deli, Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Istana dengan 30 ruangan ini memiliki luas 2.772 m2 dan berlokasi di jalan Brigadir Jenderal Katamso, kelurahan Sukaraja, kecamatan Medan Maimun.

Istana yang baru diresmikan pada tanggal 18 Mei 1891 ini dari arsitekturnya memperlihatkan alkulturasi antara budaya timur atau melayu yang islami dengan Eropa. Banyak sekali ornamen-ornamen bergaya Eropa, seperti meja, lemari, kursi, lampu hingga pintu dorong.

Untuk pengaruh Ismal sendiri dapat terlihat dari atapnya yang berbentuk lengkung menyerupai perahu terbalik. Di mana desain tersebut menyerupai desain pada bangunan-bangunan yang berada di kawasan Timur Tengah.

 

Masjid Agung Jawa Tengah – Semarang

Berada di kota Semarang, Masjid Agung Jawa Tengah memiliki arsitektur menyerupai Masjid Nabawi di Madinah. Terdapat enam buah payung hidrolik yang akan mengembang secara otomatis ketika shalat Jumat atau hari Raya.

Di dalam masjid, Anda akan menemukan Al Quran raksasa yang disimpan di dalam sebuah kotak kaca dekat pintu utama. Alquran ini ditulis menggunakan tangan oleh seorang penulis kaligrafi dari Universitas Sains dan Ilmu Al-qur`an dari Wonosobo, Jawa Tengah, bernama H. Hayatuddin.

Terdapat pula replika beduk raksasa yang dibuat dari kulit lembu Australia. Bedug dengan diameter 220 cm dan memiliki panjang 310 cm ini dibuat oleh para santri Pesantren Alfalah Mangunsari, Jatilawang, Banyumas, Jawa Barat.

 

Masjid Terapung

Ini dia masjid kebanggaan masyarakat Ternate yang memiliki keindahan panorama alam tiada tara. Berada di Pantai Sewiring, Ternate, Provinsi Maluku Utara, Masjid Terapung Al-Munawar dibangun pada tahun 2003 di atas laut. Masjid seluas 6 hektar ini sangat indah dan megah, bahkan mampu untuk menampung sekitar 15.000 jamaah.

Pada sisi-sisi masjid terdapat 4 menara menjulang tinggi. Pemandangan di sekitarnya pun sangat indah. Memiliki latar Gunung Gamalama dengan pancaran sinar lampu masjid pada malam hari, serta gugusan pulau Tidore dan pesisir Halmahera menciptakan pemandangan yang sangat luar biasa.

Baca Juga   Pantai Terindah di Indonesia

 

Masjid Raya Bandung

Ini dia salah satu ikon kebanggan kota Bandung. Masjid Raya Bandung yang dibangun sejak tahun 1812 ini berlokasi di Alun-Alun Kota Bandung, dekat ruas Jalan Asia-Afrika. Masjid ini selalu ramai pengunjung, terutama yang ingin melakukan ibadah shalat, dan terbuka untuk umum.

Pada awalnya masjid merupakan rumah panggung tradisional dengan atap dan dinding dari rumbia. Dikarenakan terjadi kebakaran pada tahun 1825 di sekitar alun-alun, masjid ini ikut direnovasi oleh pemerintah. Bagian atap dan dindingnya diganti menggunakan material kayu.

Masjid ini direnovasi kembali pada saat A Wiranatakusumah IV menjadi Bupati Bandung. Dengan model menyerupai tiga susun limas besar yang tinggi menjulang, material masjid juga diganti dengan dinding menggunakan batu-bata serta genteng untuk atap.

Beberapa tahun kemudian renovasi terus dilakukan beberapa kali. Pada tahun 2001 masjid direnovasi dengan empat arsitek terlibat kala itu yaitu Prof. Dr. Slamet Wirasonjaya, Ir.H.Keulman, Ir.H.Arie Atmajaya dan Ir.H Nu’man.

Ditata menjadi bagian penting dari alun-alun kota Bandung, masjid ini diresmikan pada 13 januari 2004 dengan nama resmi Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat.

 

Makam Sunan Gunung Jati

Ingin lebih mengenal salah ulama besar dari tataran Sunda yang menyebarkan Islam di Indonesia? Untuk itu datanglah ke makam Sunan Gunung Jati Cirebon. Terletak di desa Astana, kecamatan Gunung Jati, kabupaten Cirebon. Bila dari pusat kota Cirebon, makam berada sekitar 6 kilometer.

Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah sendiri adalah anak dari Nyi Rara Santang yang merupakan putri dari Prabu Siliwangi. Ayahnya bernama Syarif Abdullah Umdatuddin bin Ali Nurul Alim merupakan salah penguasa Champa yang saat itu menjadi salah satu kerajaan Islam terbesar. Itu sebabnya, ketika dewasa ia kembali ke kampung halaman ibunya di tanah Sunda untuk menyebarkan agama Islam, dan menjadi salah satu dari Wali Songo.

Makamnya sangat unik dengan bangunan yang arsitekturnya bergaya Arab, Jawa dan Cina. Banyaknya hiasan keramik dan porselen membuat dinding interiornya terlihat bergaya arsitektur Cina. Bahkan pada sepanjanh jalan menuju makam, Anda akan menemukan hiasan keramik yang telah berusia sekitar ratusan tahun.

Setelah tiba di makam, Anda akan melihat ukiran kaligrafi pada dindingnya yang mencirikan arsitektur dari Arab. Untuk atapnya berbentuk limas yang menjadi ciri bangunan Jawa. Di malam ini terdapat sembilan pintu yang tersusu bertingkat. Sayangnya untuk peziarah dan pengunjung biasa hanya boleh masuk hingga pintu kelima. Di mana hanya keturunan dari Sunan Gunung Jati yang boleh memasuki pintu selanjutnya.

 

Wisata Religi Sunan Ampel

Bila ingin napak tilas masuknya Islam di Jawa, Anda dapat melakukan wisata religi Sunan Ampel. Datang saja ke Jalan KH Mas Mansyur Kelurahan Ampel , Kecamatan Semampir, Surabaya, Jawa Timur. Anda akan menemukan makam dan Masjid Sunan Ampel di tempat itu.

Masjid dan makam Sunan Ampel selalu ramai oleh peziarah. Bahkan, masjid tersebut dikatakan sebagai masjid terbesar kedua di kota Surabaya. Makamnya sendiri terletak di sebelah barat dari Masjid Ampel.

Kisah Sunan Ampel sendiri sangat terkenal. Pemilik nama asli Raden Mohammad Ali Rahmatullah ini merupakan salah satu dari sembilan wali penyebar agama Islam di Nusantara.

Itu sebabnya, terdapat sembilan gapura yang konon melambangkan sembilan wali atau Wali Songo yang akan Anda temukan sebelum mencapai area makam Sunan Ampel.

Terdapat pula sumur tua di sekitar makam yang dipercaya memiliki kelebihan seperti air zam zam. Sayangnya, sumur ini telah ditutup agar tidak dikotori oleh tangan-tangan jahil.

 

Masjid As Safinatun Najah

Ini dia masjid unik yang berada di Semarang. Berlokasi di Jalan Kyai Padak, RT 05 RW 05, kelurahan Podorejo, kecamatan Ngaliyan, Semarang, majid ini memiliki desain menyerupai kapal Nabi Nuh. Itu sebabnya diberi nama Masjid Safinatun Najah.

Masjid As Safinatun Najah bentuknya menyerupai kapal besar dengan bangunan seluas 2.500 meter, dan berdiri di atas lahan dengan luas sekitar 7.500 meter. Selain memiliki haluan, buritan dan jendela berbentuk bulat, masjid ini juga memiliki kolam air di sekelilingnya.

Tujuannya selain agar terlihat seperti mengambang di atas air, kolam ini juga dapat digunakan jemaah membersihkan kaki sebelum masuk ke masjid. Terdapat pula fasilitas lain di masjid ini, seperti klinik kesehatan, ruang pertemuan dan perpustakaan.

 

Tertua, Masjid Saka Tunggal, Banyumas, Jawa Tengah

Masjid yang dibangun dengan tiang penyangga tunggal ini telah berdiri sejak tahun 1288 Masehi, jauh sebelum era Wali Songo—9 wali penyebar syiar Islam di bumi pertiwi.

Baca Juga   21 Tempat Angker di Indonesia

Konon, masjid ini didirikan oleh seorang pemuka agama, bernama Kyai Mustolih.

Alhasil, rumah ibadah dengan nama resmi Masjid Saka Tunggal Baitussalam ini menjadi masjid tertua di Indonesia.

Berlokasi di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Banyumas, masjid berukuran 12m x 18m ini dikelilingi oleh suasana pedesaan Jawa yang kental.

Awalnya, arsitekturnya pun terbilang unik: beratapkan ijuk, dengan dinding dari anyaman bambu.

Bahkan, bila berkunjung ke sana, kamu bisa sesekali menyaksikan kera-kera berkeliaran bebas di sekitar kawasan masjid.

 

Termegah, Masjid Dian Al-Mahri (Kubah Emas), Depok, Jawa Barat

Kemegahan masjid yang berdiri sejak tahun 2006 ini sudah terlihat dari kejauhan.

Kilauan , emas bersinar dari kubahnya, seakan menjadi ‘mahkota” bagi bangunan di tepi Jalan Raya Meruyung, Limo, Depok ini.

Memang, masjid Yang didirikan oleh Dian Djuriah Maimun Al Rasyid—seorang pengusaha asal Banten—ini Memiliki 5 buah kubah berlapis emas murni.

Bukan hanya kubahnya saja yang dilapisi emas. Relief, pagar, dan hiasan kaligrafi di langit-langit masjid terbuat dari emas 18 karat.

Di tengah ruang masjid, terdapat pula lampu gantung yang langsung didatangkan dari Italia.

Selain itu, seluruh ruangan dibalut oleh marmer dan fasad masjid dihiasi oleh granit abu dengan ornamen melingkar.

Tak heran bila masjid ini sering disebut-sebut sebagai masjid termegah di Asia Tenggara.

 

Termodern, Masjid Al Irsyad, Kota Baru Parahyangan, Padalarang

Jika kamu tak sengaja melewatinya, mungkin saja kamu tak akan mengira bahwa bangunan berbentuk kubus ini merupakan sebuah masjid.

Masjid Al Irsyad, yang terdapat di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Jawa Barat ini memang berbeda dari masjid pada umumnya.

Modern, berfilosofi, tetapi mampu menghasilkan kekhusyukan tersendiri di dalamnya.

Sang arsitek—Ridwan Kamil—merancang bentuk rumah ibadah yang memaksimalkan sinar matahari.

Dindingnya yang tersusun atas batu bata, sengaja dirancang memiliki lubang di antara dinding solid, sebagai celah masuknya cahaya.

Arah kiblat pun didesain terbuka langsung, menyatu dengan pemandangan alam.

Lebih indahnya lagi, teks kaligrafi Arab ini terbentuk dari susunan batu bata, yang akan terlihat dari kejauhan.

Bahkan, bangunan menakjubkan yang didirikan pada tahun 2010 ini berhasil mendapatkan penghargaan “The Best 5 World Building of The Year 2011” untuk kategori Bangunan Religi.

 

Terindah, Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh  

Apakah kamu mengenal Masjid Taj Mahal yang terdapat di India, salah satu masjid terindah di dunia?

Otomatis, kamu pun akan langsung jatuh hati ketika melihat Masjid Raya Baiturrahman, salah satu masjid besar yang terdapat di jantung Kota Banda Aceh.

Dengan arsitektur yang megah, ukiran-ukiran khas, serta halaman luas berhiaskan pancuran air yang serupa dengan gaya Kesultanan Turki Utsmani, masjid ini seringkali didaulat sebagai masjid terindah di tanah air.

Selain indah, masjid yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam ini memiliki sejarah mendalam.

Masjid yang dibangun pada 1612 Masehi ini merupakan sisa peninggalan Kesultanan Aceh.

Bahkan, masjid ini sempat dibakar, ketika Belanda menyerang Kesultanan Aceh pada Agresi Militer Il pada 10 April 1873.

Namun, akhirnya pada tahun ~ 1877, Belanda membangunnya kembali demi meredam kemarahan bangsa Aceh.

 

Terunik, Masjid Tiban, Turen, Malang, Jawa Timur

 Mungkin hal inilah yang akan terbesit di benak kamu ketika mengunguncgs masjid sekaligus pondok pesantren ini.

Tak salah lagi. Terdapat beragam kebudayaan dan penggayaan arsitektur yang akan kamu temukan di bangunan ini.

Mulai dari pos depan masjid yang menyerupai candi, kubah-kubah bergaya india dengan ukiran huruf Arab, hingga omamen etnik Arab di dinding koridor.

Warna-wamanya pun cenderung “ramai* dan semarak.

Sebenarnya, nama “tiban” hanyalah julukan, mengingat banyak cerita beredar bahwa masjid ini dibangun tanpa sepengetahuan masyarakat sekitar.

Alhasil, muncul mitos yang berkisah bahwa masjid ini dibangun oleh jin dalam waktu semalam saja.

Padahal, bangunan yang sebenarnya bernama Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadiaailir Rahmah ini dikerjakan oleh para santri, dengan ide rancangan dari KH Achmad Bahru Mafdloludin Sholeh—sang pemilik pondok.

 

Itu tadi beberapa lokasi tempat wisata religi di Indonesia yang bisa kalian kunjungi. Banyak sekali manfaat wisata religi yang bisa kita dapatkan jika berkunjung ke lokasi-lokasi tersebut. Namun, jika kalian berkunjung ke lokasi-lokasi tersebut jangan lupa untuk tetap menghormati pemeluk agamanya yang sedang beribadah.
Semoga informasi ini bermanfaat.

Share :

Baca Juga

19 Pulau Terindah Di Indonesia

Traveling

19 Pulau Terindah Di Indonesia
21 Tempat Angker di Indonesia

Traveling

21 Tempat Angker di Indonesia
Pantai Terindah di Indonesia

Traveling

Pantai Terindah di Indonesia