Home / Otomotif

Kamis, 15 April 2021 - 02:31 WIB

Industri Otomotif 2021 Optimistis Bangkit dari Pandemi

Industri Otomotif 2021 Optimistis Bangkit dari Pandemi : Otomotif adalah salah satu industri yang terpukul pandemi Covid-19. Itu terlihat dari wholesales (penjualan pabrik ke diler) untuk mobil baru selama 2020 yang turun 48,3 persen dari 1.030.126 unit pada 2019 menjadi 532.027 unit.

Penurunan itu tidak hanya mendera industri roda empat, melainkan seluruh ekosistem yang terikat di dalamnya. Mulai dari bahan baku, suku cadang, industri kecil menengah (IKM) sektor komponen, aksesori, hingga lembaga pembiayaan (leasing) turut terseret imbas pandemi Covid-19.

Namun tahun telah berganti, dan pandemi merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama-sama. Untuk itu, upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi terus berjalan sehingga menumbuhkan optimisme pada pasar. Apalagi kabar baik mengenai distribusi vaksin telah memberikan keyakinan bahwa situasi akan kembali membaik di semua sektor.

Tahun telah berganti, namun pandemi masih belum usai dan sepenuhnya terkendali. Situasi yang masih belum pasti ini menggugah pertanyaan apakah industri otomotif akan memiliki tren preferensi yang berubah dan masih bisa menjadi salah satu pemberi kontribusi terbesar bagi perekonomian Tanah Air di tahun 2021.

Menilik ke belakang, pasar otomotif Indonesia pada 2020 ditutup dengan angka penjualan wholesales untuk mobil baru sebanyak 532.027 unit dan retail sales 578.327 unit.

Kebijakan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) menunjukkan dampak positif terhadap penjualan kendaraan bermotor roda empat. Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita hal itu berpengaruh terhadap Purchasing Managers’ Index (PMI) Maret 2021 yang menunjukkan level tertinggi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

“Pulihnya produksi dan penjualan industri otomotif akan memiliki multiplier effect bagi sektor industri lainnya dan mendukung upaya pemulihan ekonomi,” katanya belum lama ini. Hingga akhir Maret 2021, terjadi peningkatan penjualan cukup signifikan untuk mobil penumpang dengan kapasitas mesin sampai 1.500 cc, yaitu sekitar 140 persen bila dibandingkan penjualan bulan Februari 2021.

Baca Juga   Motor Suzuki Matic Di Indonesia

Angka penjualan wholesales itu menurun 48,3 persen jika dibandingkan tahun 2019 saat Indonesia berhasil membukukan penjualan 1.030.126 unit mobil.

Kendati demikian, penjualan tahun ini dianggap telah memenuhi target Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang telah direvisi menjadi 525 ribu unit mobil karena COVID-19 yang menyerang seluruh lini bisnis, termasuk otomotif.

Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto mengatakan, pihaknya memiliki prediksi dan target bahwa di tahun 2021, penjualan mobil di Indonesia bisa mencapai angka 750 ribu unit. Rasa optimisme ini pun bukan tanpa alasan.

Khusus sektor otomotif, pertumbuhan diprediksi akan menggeliat pada kuartal II 2021, dengan asumsi pemulihan di berbagai sektor akan mendorong roda ekonomi, sehingga pola konsumsi masyarakat pun berangsur-angsur naik.

Direktur lembaga pembiayaan Mandiri Tunas Finance (MTF), anak perusahaan PT Bank Mandiri (Persero), Harjanto Tjitohardjojo memprediksi, minat konsumsi akan naik didorong adanya pertumbuhan industri otomotif semester II 2021 dan pendistribusian vaksin COVID-19 yang membuat dunia usaha semakin optimistis.

Bank Indonesia sendiri telah memprediksi Industri Otomotif 2021 ekonomi Indonesia meningkat menjadi 4,8-5,8 persen. Artinya, di triwulan tiga dan empat diprediksi penjualan kendaraan bermotor akan mulai memasuki fase normalnya kembali, apalagi jika benar bisa menembus pertumbuhan ekonomi diatas 5,6 persen. Saat itu lah, bisnis kendaraan bermotor menjadi semakin menarik.

Hal menarik lainnya di tahun 2020, terjadi pergeseran pasar dalam mobil terlaris. Honda Brio menyandang gelar mobil dengan penjualan tertinggi, disusul Suzuki Carry. Dua model dari segmen city car dan kendaraan niaga ringan itu menggeser Toyota Avanza yang dikenal sebagai mobil terlaris di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan.

Penjualan Honda Brio secara gabungan (tipe Satya dan RS) tercatat sebanyak 40.879 unit, Suzuki Carry sejumlah 38.072 dan Toyota Avanza sejumlah 35.754 unit di urutan ketiga.

Baca Juga   Perkembangan Otomotif di Indonesia

Honda Brio menduduki posisi teratas dengan market share sebesar 7,7 persen, diikuti dengan Suzuki Carry dengan market share sebesar 7,2 persen menggeser posisi penjualan dari Toyota Avanza yang kini hanya memiliki market share sebesar 6,7 persen pada tahun 2020.

Menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI Taufiek Bawazier, hal ini sepenuhnya bergantung pada inovasi kendaraan dan selera pasar untuk segmen kendaraan penumpang.

Saat ini, ada 18 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang ada di Indonesia dengan nilai investasi sebesar Rp93,22 triliun untuk kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun, dan menyerap tenaga kerja langsung sebesar 38 ribu orang.

Sedangkan untuk industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga, terdapat 26 perusahaan dengan nilai investasi sebesar Rp10,05 triliun dengan kapasitas produksi sebesar 9,53 Juta unit per tahun, dan menyerap tenaga kerja hampir sebesar 32 ribu orang. Terdapat lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri alat transportasi tersebut.

Vaksinasi sebagai awal
Selain data dan prediksi yang telah dipaparkan sebelumnya, faktor lain seperti keputusan Bank Indonesia untuk menahan suku bunga acuan di level 3,75 persen, hingga pengadaan vaksinasi pun dipercaya bisa berdampak baik terhadap pasar otomotif dalam negeri.

Pelaksanaan vaksinasi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam penanganan COVID-19, hal tersebut yang akan mendorong kembali konsumsi masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,

Selain itu, investasi juga diharapkan akan kembali meningkat. Sejalan dengan pemerintah, Gaikindo selaku perwakilan dari industri otomotif pun berpendapat bahwa melalui langkah tersebut berbagai aspek bisa menunjukkan pertumbuhan positif termasuk industri otomotif, seiring meredanya kekhawatiran masyarakat atas penularan virus yang masif.

Share :

Baca Juga

Motor Suzuki Matic Di Indonesia

Otomotif

Motor Suzuki Matic Di Indonesia
Mobil Listrik dan Hybrid di Indonesia

Otomotif

Jenis dan Harga Mobil Listrik dan Hybrid di Indonesia
Motor Yamaha Matic Di Indonesia

Otomotif

Motor Yamaha Matic Di Indonesia
Motor Honda Matic Di Indonesia

Otomotif

Motor Honda Matic Di Indonesia
Motor Listrik

Otomotif

6 Motor Listrik yang ada di Indonesia
Tips Membeli Mobil

Otomotif

Tips Membeli Mobil Yang Anda Inginkan
Perkembangan Otomotif di Indonesia

Otomotif

Perkembangan Otomotif di Indonesia