Home / Keluarga

Senin, 12 April 2021 - 13:14 WIB

Tips Cara Mewujudkan Keluarga yang Bahagia

Tips Cara Mewujudkan Keluarga yang Bahagia : Memiliki keluarga bahagia jelas menjadi harapan semua orang di dunia ini. Keluarga adalah rumah yang akan menerima dengan kedua tangan. Tidak peduli ada berapa banyak teman yang ada di sekeliling Sahabat, keluarga tetap menjadi tempat berlindung paling utama. Harta yang paling berharga adalah keluarga, bukan? Oleh sebab itu, penting sekali memiliki keluarga penuh kasih sayang sejak anak-anak masih kecil.

Perkembangan dan pertumbuhan si kecil ditentukan bagaimana keluarga atau lingkungannya. Ia akan belajar banyak hal termasuk mendapatkan cinta dan kasih sayang yang berperan membangun karakter sejak dini. Peran Sahabat sebagai orangtua wajib membina keluarga bahagia agar anak bisa mendapatkan masa depan terbaik kelak.

Cara mewujudkan keluarga yang bahagia

Pernikahan merupakan amal ibadah yang menjadi tujuan banyak pasangan di dunia ini. Mereka berandai mendapatkan kebahagiaan dalam setiap langkah pernikahan yang telah dijalani bertahun-tahun. Tentu masalah bisa saja terjadi dan memicu pertengkaran antara kedua belah pihak. Namun, Anda harus mampu mengontrol emosi dan ego agar pernikahan bisa diselamatkan. Jangan korbankan masa depan anak-anak dengan pernikahan yang berakhir di sidang perceraian.

Ada berbagai cara yang bisa Sahabat lakukan untuk mewujudkan keluarga bahagia untuk diri sendiri, pasangan, anak-anak, orangtua dan keluarga besar berikut ini.

 

1. Mencoba saling percaya dan menerima kelebihan serta kekurangan pasangan

Agar Sahabat bisa terus memiliki rasa percaya pada pasangan, sebaiknya tetapkan dalam hati untuk menerima kelebihan dan kekurangan pasangan. Penerimaan yang Sahabat berikan bisa meredam semua masalah atau pertengkaran yang sering muncul.

 

2. Menjalin komunikasi yang baik

Tidak hanya dengan pasangan saja, Sahabat juga harus menjalin komunikasi yang baik dengan anak-anak. Selalu agendakan waktu untuk melakukan aktivitas bersama atau sekadar bercerita. Mendengar keluh kesah pasangan dan anak bisa menghidupkan kembali kehangatan dalam keluarga Sahabat.

 

3. Rutinitas bersama

Melakukan aktivitas yang menyenangkan bersama-sama secara rutin akan memperkuat ikatan antara anggota keluarga. Anda dapat melakukan berbagai kegiatan bersama, misalnya bersepeda bersama setiap Minggu pagi, makan malam di restoran favorit sebulan sekali, atau liburan bersama. Selain bisa menghabiskan waktu dengan anak-anak secara maksimal, liburan bersama keluarga juga dapat meningkatkan kualitas komunikasi dan hubungan emosional orangtua dengan anak.

 

4. Seimbangkan kehidupan keluarga dan pekerjaan

Hal ini tidak mudah dilakukan, tapi penting bagi keluarga bahagia Anda. Saat menghabiskan waktu bersama keluarga, lupakan pekerjaan Anda sejenak. Anda tidak perlu mengangkat telepon atau membalas email saat meluangkan waktu bersama keluarga. Hal ini akan membuat anak dan pasangan Anda merasa diprioritaskan, sehingga mereka akan merasa nyaman dan percaya diri. Sebaliknya, kalau Anda selalu sibuk dengan pekerjaan, mereka akan merasa bahwa mereka tidak seberharga pekerjaan Anda.

 

5. Ambil keputusan bersama

Keputusan dalam keluarga sudah semestinya merupakan bentuk keputusan yang disepakati oleh seluruh anggota keluarga. Bahkan Anda perlu membiasakan untuk melibatkan anak dalam diskusi keluarga, apalagi untuk memutuskan sesuatu yang berkaitan dengan anak. Anak yang tumbuh dewasa dalam lingkungan terbuka dan terbiasa mengeluarkan pendapat akan tumbuh menjadi anak yang lebih percaya diri. Selain itu, anak yang membantu menentukan peraturan keluarga biasanya cenderung mengikuti peraturan tersebut dengan lebih baik, sehinga melatih sikap disiplin mereka.

Anda dapat memulai dengan keputusan sederhana, seperti menentukan tujuan liburan keluarga, restoran yang akan dikunjungi, jadwal membersihkan kamar, dan lain-lain. Mengambil keputusan bersama juga membantu menciptakan sense of belonging yang akan membuat setiap anggota keluarga merasa menjadi bagian dari keluarga.

Baca Juga   Alasan Mengapa Keluarga Penting Dalam Hidup

 

6. Jaga hubungan Anda dengan pasangan Anda

Anak mempelajari banyak hal dari orangtuanya. Apapun yang ia lihat akan direkam oleh memorinya dan menjadi bagian dari pembelajarannya. Jadi, kalau Anda ingin mengajarkan sikap penuh kasih sayang pada anak Anda, tak ada cara yang lebih baik selain menunjukkan hal tersebut dalam interaksi Anda dengan pasangan Anda. Pembelajaran di rumah menjadi sangat krusial karena akan menjadi pondasi bagi anak ketika bersosialisasi di lingkungannya.

Salah satu cara untuk menghindari memberikan contoh buruk adalah mengusahakan untuk tidak bertengkar di depan anak Anda. Saat Anda dan pasangan berbeda pendapat, selesaikanlah dengan tenang. Bicarakanlah baik-baik dan tidak saling membentak, apalagi di hadapan anak. Kalau secara tidak sengaja anak Anda melihat pertengkaran Anda dan pasangan Anda, jelaskan pada anak Anda bahwa perbedaan pendapat itu wajar dan pertengkaran Anda dan pasangan Anda tak akan berlangsung dalam jangka panjang

 

7. Nomor Duakan Teman

Setelah menikah dan berkeluarga, manakah yang perlu diprioritaskan, teman atau keluarga? Bila ingin mendapatkan kebahagiaan dalam keluarga maka mau tak mau Anda harus memprioritaskan dan menempatkan keluarga pada posisi pertama. Setelah menikah apalagi jika memiliki anak, Anda harus bisa menyiapkan waktu lebih besar pada keluarga.

Namun bila masih saja terlalu berfokus pada teman-teman, maka Anda akan sulit untuk mendapatkan kebahagiaan keluarga. Bagaimana jika teman-teman kemudian meninggalkan kita bila lebih mengutamakan waktu untuk keluarga? tak perlu merasa khawatir, sebab teman-teman juga akan mengerti.

 

8. Sempatkan untuk Makan Bersama

Jangan sepelekan makan bersama, karena dengan makan bersama-sama seluruh anggota keluarga, kebahagiaan keluarga akan semakin terjalin. Makan bersama entah itu sarapan pagi, makan siang, ataupun makan malam akan membuat komunikasi tercipta dan terbuka. Anda dan anggota keluarga yang lain bisa saling bertukar cerita ketika momen makan bersama ini terjadi. Anda dan keluarga juga bisa menjadwalkan makan bersama di luar atau di sebuah restoran. Dengan makan bersama ini antar anggota bisa saling bercerita, maka kebahagiaan dalam keluarga akan semakin terwujud nyata.

 

9. Menghabiskan Waktu Bersama

Bila Anda memiliki anak, buatlah agenda dalam sebulan untuk mengajak anak-anak bermain bersama. Anda bisa mengajak anak-anak bermain di dalam rumah atau di luar rumah. Bila memang memiliki waktu yang cukup, buatlah kegiatan bermain ini setiap hari.

Mengapa kegiatan bermain bersama ini begitu penting? Ini karena dengan bermain bersama dengan anggota keluarga, Anda akan mampu meningkatkan hubungan dan ikatan batin antar anggota keluarga. Dengan menyempatkan waktu bermain bersama, Anda juga akan membuka kesempatan untuk mendapatkan perhatian dan komunikasi yang baik dari anak-anak.

Bukan hanya bermain saja, Anda juga bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dengan kegiatan lainnya seperti melakukan hobi bersama, liburan, olahraga dan masih banyak kegiatan baik lainnya. Agar semua kegiatan yang dilakukan bersama bisa berjalan dengan lancar, tak ada salahnya atur jadwal kegiatan tersebut dengan baik.

 

10. Mengutamakan kebahagiaan sang anak

Kebahagiaan anak merupakan prioritas dalam rumah tangga. Sahabat dan pasangan merupakan dua manusia yang telah dikaruniai anak sebagai amanah dari Tuhan. Tanggung jawab orangtua adalah memberikan kehidupan yang layak termasuk kondisi keluarga bahagia. Bukan berarti Sahabat mengabaikan kebahagiaan diri sendiri, tetapi pikirkan ulang jika Sahabat sempat ingin mengajukan cerai pada pasangan.

Baca Juga   Cara Mengatasi Masalah Rumah Tangga

 

11. Jadwalkan Kegiatan si Kecil

Untuk mendapatkan waktu yang lebih banyak dengan si buah hati, mereka tentunya harus punya waktu yang luang. Maka dari itu, sebagai orang tua harus membuat jadwal anak-anak agar tidak terlalu padat. Usahakan kegiatan esktrakurikulernya tidak terlampau padat dalam satu minggu agar bisa berkumpul dan bermain dengan mereka.

Untuk mendapatkan waktu yang lebih banyak dengan si buah hati, mereka tentunya harus punya waktu yang luang. Maka dari itu, sebagai orang tua harus membuat jadwal anak-anak agar tidak terlalu padat. Usahakan kegiatan esktrakurikulernya tidak terlampau padat dalam satu minggu agar bisa berkumpul dan bermain dengan mereka.

 

12. Sabar Menghadapi Anak

Nada yang tinggi saat kita memperingatkan anak memang sangat berbahaya. Kemarahan yang seperti ini akan menunjukkan bahwa kita hilang kendali dan menciptakan suasana yang tidak damai di rumah bagi anak-anak. Anda harus ingat bahwa anak-anak masih dalam masa perkembangan.

Agar peringatan bisa diterima dan membuat anak tetap nyaman, Anda harus bisa berkomunikasi dan menyampaikannya dengan nada rendah dan dengan sepenuh hati. Sampaikan peringatan itu dengan momen yang pas dan penuh kasih sayang. Jangan sampai Anda lepas kendali dan berteriak kepada mereka.

 

13. Jangan Pernah Bertengkar

rahasia menciptakan kebahagiaan keluarga adalah dengan tidak bertengkar terutama di depan atau di hadapan anak-anak. Dalam berumah tangga kita memang terkadang di suatu waktu akan terlibat adu mulut dengan pasangan kita. Nah, agar tidak membuat keadaan semakin keruh dan tetap menjaga kelanggengan keluarga, Anda tidak boleh menunjukkan adu mulut atau pertengkaran itu di depan atau di hadapan anak-anak. Usahakan untuk menjauh dari anak-anak, misalnya di dalam kamar kita. Jika kemudian anak-anak ternyata tidak sengaja melihatnya, segeralah minta maaf dan katakan bahwa keadaan sudah membaik seperti biasanya.

 

14. Kurangi Bermain Gadget

Tak bisa dimungkiri setiap kehidupan seseorang tidak bisa berjauhan dengan gadget, baik untuk urusan pekerjaan, bermain game atau hanya sekedar melihat-lihat sosial media. Bahkan sekarang ini saja sudah banyak anak yang mulai dikenali gadget hingga ketergantungan.

Bolah saja bermain gadget tapi bila dalam sebuah keluarga terlalu fokus dengan gadgetnya masing-masing, hal ini hanya membuat komunikasi antar anggota keluarga semakin menurun. Padahal salah satu kunci kebahagiaan keluarga adalah dengan menjalin komunikasi dan menghabiskan waktu bersama. Untuk itu, tak ada salahnya setiap anggota keluarga rela mengurai bermain gadget. Jika perlu nonaktifkan gadget ketika sudah di rumah dan tidak ada lagi pekerjaan.

 

15. Rajin berdoa

Selain berbagai usaha untuk mewujudkan keluarga bahagia mulai waktu berkualitas bersama keluarga, Sahabat juga harus rajin berdoa kepada Tuhan. Doa atau ibadah mampu memberikan ketenangan batin. Kalau Sahabat memiliki jiwa atau psikologis yang baik, maka cara mengajar dan mendidik anak pun akan senantiasa berada di jalan positif.

Demi Keluarga Harmonis menjalani bahtera rumah tangga memang tidak mudah dan tentunya tidak akan pernah berjalan mulus. Pastinya setiap keluarga akan menemukan batu-batu kerikil atau permasalah yang muncul. Hal ini tentulah sangat wajar. Anggap saja setiap permasalahan atau perbedaan pendapat yang ada sebagai bumbu keluarga agar hubungan semakin erat dan menjadi keluarga yang harmonis

Share :

Baca Juga

Mengatasi Masalah Rumah Tangga

Keluarga

Cara Mengatasi Masalah Rumah Tangga
Kunci Sederhana Mewujudkan Keluarga Bahagia

Keluarga

Membangun Keluarga Bahagia itu Sebenarnya Sederhana
Keluarga Penting Dalam Hidup

Keluarga

Alasan Mengapa Keluarga Penting Dalam Hidup